Thursday, November 20, 2008

SERI PUISI 05: goncangan teologis

Mengapa kita hidup
Apa yang harus kita lakukan
Beribadah , kata mereka?
Apa itu beribadah
Menyembah Tuhan
Apa itu menyembah
Siapakah tuhan itu
Tuhan maha segalanya, katanya
aku disuruhnya untuk takut, katanya
aku memang penakut
aku memang pengecut, mungkin
apakah aku kurang takut
saya rasa tidak
atau mungkin kurang
lalu apa yang hakekat takut
aku memang lemah
da yang lemah niscaya takut
tentu terhadap yang paling kuat
siapa yang paling kuat
tentu Tuhan.......
seharusnya seperti apa bentuk ketakutanku
sholat tiap hari
memohon setiap hari
berbuat baik terhadap semua
ahhh.... kalo Cuma itu banyak orang yang takut
takut masuk neraka kata mereka
lalu apakah ada jaminan tidak masuk neraka
ada katanya..
dan sudah disampaikan Tuhan lewat rosulnya
sangat menyesakkan berfikir seperti itu
Tuhan kan maha pengasih lagi penyayang
Apakah kita sudah disayang,
Apakah kita sudah dikasi..
Tuhan kan maha pemurah
Al hannaan.. .. .. ..
Apakah kita harus merasa sudah cukup dengan anugerah yang telah diberikanNyA.. ..
Apakah itu tanda kita bersyukur.. .. .. ..
Dalam kondisi seperti ini
Mana bisa aku bersyukur
Bohong..aku bisa dan mampu bersyukur
Banyak yanag lebih sengsaara dari aku
Aku tau.. .. ..
Lau mana maha pemurah Tuhan. ..
Apakah menunggu sampa mati.. .. .. ..
Apakah harus pasrah......
Aku bingung
Lalu aku minta petunjuk pada siapa..
Tuhan
Yang maha tau
Karena aku sangat takut
Dan sedang mencari
Apa yang disenangi tuhan.
Tapi mengapa kita harus melakukan yang dicintai Tuhan..
Untuk mencari cita Tuhan kepada kita, katanya
Lalu menagapa kita menvarinya
Bukankah Tuhan sudah mencitai hamba2nya
Kenapa kita mencari cinta tuhan lagi
Lalu mengapa kita diciptakan
Kalau hanya untuk disiksa
Kalau hanya untuk dimasikkan kedalam neraka
Neraka duniapun sangatlah panas
Neraka akherat jauh lebih panas
Aku memanag makhluq
Tak berdaya
Tidak punya kekuatan apapun
Bahkan untuk berjalan sekalipun
Lalu apakah kita harus pasrah
Menerima semua
Apakah tiu yang dicintai Tuhan
Kalau saja aku tau
Dan kuat menjalaninya
Tapi aku tak tau
Dan mungkin tak kuat menjalaninya
Sungguh sangat lemah
Rapuh
Bagaimana agar aku kuat
Tapi apakah aku berhak untuk kuat
Atau harus selamanya lemah
Sunguh ini diluar kemampuanku
Kalaupun tidak diberi kemampuan
Apakah aku bisa
Apakah aku harus taerus meminta
Meminta pada siapa? Tuhan..... .. .. .. .. ..
Yang maha kuat, yang maha kaya.. .. .. ..
Terus meminta.. .. ..
Apakah tiu yang dicintai Tuhan..
Menangis setiap hari
Sampai kerinag kerontang.. .. .
Bersimbah darah, barangkali.
Tuhan benar2 suka denagan makhluqnya yang seperti tiu ya..... .. ..
Apakah tiu tandanya syukur
Ya ALLOH ..... ..
Apakah penagembaraanku ini membuat Engkau marah..
Sesungguhnya aku sangat takut
Tapi memang itu yang saya mampu
Benar-benar teriakan lonceng itu membuat selaput pendengaranku pecah
Terkoyak oleh suara yang Engkau ciptakan
Lalu apakah aku harus bangkit
Dengan kekuatan apa lagi
Sementara telah Engkau hancurkan
Bukan.... .. bukan Engkau ya Tuhanku
Tapi manusia itu
Tapi mereka
Atau aku sendiri
Bayanganku sendiri
Aku yang dalam kondisi titik terendah
Haarus mengakui
Kematianku
Ketidak berdayaanku
Bingung
Entah dalam keadaan sadar atau tidak
Dan sampai kapan penagembaraanku ini
Apakah aku harus kuat
Dengan api yang menyayat jiwaku
Membakar denyut nadiku
Aku dusah tidak tahan
Aku juga ingin membunuh
Karma aku telah dibunuh
Atau aku telah bunuh diri
Sampai pada saat aku melakukan sesuatu yang sebenarnya aku tak mengerti dan terpaksa aku lakukan karma sepanjang pengetahuannku hal ini yang bisa membuat Tuhan senang denganku dan tidak menyiksaku, tidak memasukkan aku kedalam neraka
Itu saja.. .. .. .. .. .. .. .. .. .. .. .. .. ..
Yogyakarta 150508

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home